MENGENALI OPINI PUBLIK
Oleh : Akh. Muwafik Saleh, S.Sos. M.Si
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI OPINI PUBLIK
1. PENDIDIKAN
Pendidikan, baik formal maupun non formal, banyak mempengaruhi dan membentuk persepsi seseorang. Orang berpendidikan cukup, memiliki sikap yang lebih mandiri ketimbang kelompok yang kurang berpendidikan. Yang terakhir cenderung mengikut.
2. KONDISI SOSIAL
Masyarakat yang terdiri dari kelompok tertutup akan memiliki pendapat yang lebih sempit daripada kelompok masyarakat terbuka. Dalam masyarakat tertutup, komunikasi dengan luar sulit dilakukan.
3. KONDISI EKONOMI
Masyarakat yang kebutuhan minimumnya terpenuhi dan masalah survive bukan lagi merupakan bahaya yang mengancam, adalah masyarakat yang tenang dan demokratis.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Opini Publik 2
4. IDEOLOGI
Ideologi adalah hasil kristalisasi nilai yang ada dalam masyarakat. Ia juga merupakan pemikiran khas suatu kelompok. Karena titik tolaknya adalah kepentingan ego, maka ideol
ogi cenderung mengarah pada egoisme atau kelompokisme.
5. ORGANISASI
Dalam organisasi orang berinteraksi dengan orang lain dengan berbagai ragam kepentingan. Dalam organisasi orang dapat menyalurkan pendapat dan keinginannya. Karena dalam kelompok ini orang cenderung bersedia menyamakan pendapatnya, maka pendapat umum mudah terbentuk.
6. MEDIA MASSA
Persepsi masyarakat dapat dibentuk oleh media massa. Media massa dapat membentuk pendapat umum dengan cara pemberitaan yang sensasional dan berkesinambungan.
KARAKTERISTIK OPINI PUBLIK
1. Orang pandai diberi informasi yang banyak diciptakan su
asana yang demokratis, tercipta pendapat yang tahan uji.
2. Opini yang didukung fakta akan sulit untuk terbantahkan
3. Opini yang diciptakan tanpa fakta akan berbalik
Kamis, 11 November 2010
Rabu, 27 Oktober 2010
Dasar Teoritik HRD
DASAR-DASAR TEORITIK HUMAN RELATIONS DEVELOPMENT
Oleh :
Akh. Muwafik Saleh, S.Sos, M.Si.
COMMUNICATION IN RELATIONSHIP
Relationship :
Relationship (hubungan) adalah inti komunikasi interpersonal.
Relationship adalah sekumpulan harapan yang dimiliki oleh dua orang bagi perilaku mereka berdasarkan pola perilaku di antara mereka, memperkuat harapan lama atau merubah sebuah pola interaksi yang sudah ada.
Hubungan dihasilkan dari interaksi.
RELATIONAL COMMUNICATION THEORY
Asu
msi :
Hubungan selalu dihubungkan dengan komunikasi dan tidak dapat dipisahkan darinya.
Sifat dari hubungan didefinisikan lebih secara implisit ketimbang eksplisit.
Hubungan-hubungan berkembang sepanjang waktu melalui sebuah proses negosiasi diantara mereka yang terlibat.
Oleh :
Akh. Muwafik Saleh, S.Sos, M.Si.
COMMUNICATION IN RELATIONSHIP
Relationship :
Relationship (hubungan) adalah inti komunikasi interpersonal.
Relationship adalah sekumpulan harapan yang dimiliki oleh dua orang bagi perilaku mereka berdasarkan pola perilaku di antara mereka, memperkuat harapan lama atau merubah sebuah pola interaksi yang sudah ada.
Hubungan dihasilkan dari interaksi.
RELATIONAL COMMUNICATION THEORY
Asu
msi :
Hubungan selalu dihubungkan dengan komunikasi dan tidak dapat dipisahkan darinya.
Sifat dari hubungan didefinisikan lebih secara implisit ketimbang eksplisit.
Hubungan-hubungan berkembang sepanjang waktu melalui sebuah proses negosiasi diantara mereka yang terlibat.
Asumsi Dasar HRD -1
HUMAN RELATION SEBAGAI PRAKTEK KOMUNIKASI & PUBLIC RELATIONS
Oleh : Akh. Muwafik Saleh, S.Sos, M.Si.
Pengertian Human Relations
Arti Luas :
adalah interaksi seseorang dengan segala bentuk, situasi dan bidang kehidupan yang menghasilkan kepuasan.
pengertian ini menyangkut masalah interaksi verbal, non verbal, interaksi di rapat, kantor, perjalanan, interaksi masalah pribadi, organisasi dll. Dalam interaksi ini, banyak digunakan ukuran nilai, sopan santun dan etika. Bertujuan untuk memperoleh kepuasan bagi kedua belah pihak.
Arti Sempit :
adalah interaksi antara seseorang dengan orang lain. Khusus dalam situasi kerja dan dalam organisasi kekaryaan (work organization). HR ini dimaksudkan meningkatkan moral dan disiplin anggota organisasi. Bertujuan untuk meningkatkan motivasi kerja, sense of belonging, yang dikaitkan dg peningkatan produktivitas.
Human Relations dalam aktivitas manajemen adalah untuk mengupayakan agar para karyawan mampu menciptakan suatu kerjasama antar karyawan dalam satu tim kerja, meningkatkan produktifitas dan memperoleh kepuasan kerja.
Human Relations fokus pada bagaimana metode komunikasi yang dipergunakan mampu memotivasi orang-orang dalam organisasi agar terjadi sikap kooperatis, kedisiplinan, etos kerja, produktivitas dan kepuasan bagi kedua belah pihak (antara perusahaan & pekerja).
Asumsi Dasar & Latar Belakang
Oleh : Akh. Muwafik Saleh, S.Sos, M.Si.
Pengertian Human Relations
Arti Luas :
adalah interaksi seseorang dengan segala bentuk, situasi dan bidang kehidupan yang menghasilkan kepuasan.
pengertian ini menyangkut masalah interaksi verbal, non verbal, interaksi di rapat, kantor, perjalanan, interaksi masalah pribadi, organisasi dll. Dalam interaksi ini, banyak digunakan ukuran nilai, sopan santun dan etika. Bertujuan untuk memperoleh kepuasan bagi kedua belah pihak.
Arti Sempit :
adalah interaksi antara seseorang dengan orang lain. Khusus dalam situasi kerja dan dalam organisasi kekaryaan (work organization). HR ini dimaksudkan meningkatkan moral dan disiplin anggota organisasi. Bertujuan untuk meningkatkan motivasi kerja, sense of belonging, yang dikaitkan dg peningkatan produktivitas.
Human Relations dalam aktivitas manajemen adalah untuk mengupayakan agar para karyawan mampu menciptakan suatu kerjasama antar karyawan dalam satu tim kerja, meningkatkan produktifitas dan memperoleh kepuasan kerja.
Human Relations fokus pada bagaimana metode komunikasi yang dipergunakan mampu memotivasi orang-orang dalam organisasi agar terjadi sikap kooperatis, kedisiplinan, etos kerja, produktivitas dan kepuasan bagi kedua belah pihak (antara perusahaan & pekerja).
Asumsi Dasar & Latar Belakang
OPINI PUBLIK
OPINI PUBLIK
OLEH : Akh. Muwafik Saleh, S.Sos, M.Si
BERAGAM KASUS
JATUHNYA PESAWAT ADAM AIR
KASUS BLBI, SRI MULYANI – WAPRES --- MUNDURNYA SRI MULYANI
LAPINDO --- BAKRIE GROUP – GONJANG GANIJING KABINET
KASUS CICAK & BUAYA --- LENGSERNYA SUSNO DUAJI --- KREDEBILITAS KEPOLISIAAN – DIMUNCULKANNYA KASUS PENANGKAPAN TERORISME TEMANGGUNG.
BATASAN DEFINISI
OPINI :
Ilmu Psikologi : “ekspresi sikap”.
Cutlip Center : “kecenderungan untuk memberikan respon terhadap suatu masalah / situasi tertentu
PUBLIK :
Karl Mannheim : kesatuan banyak yang bukan berdasarkan interaksi perseorangan, tetapi atas dasar reaksi terhadap stimuli yang sama. Reaksi itu muncul tanpa keharusan berdekatannya anggota publik itu secara fisik antara yang satu dg lainnya.
Herbert Blumer : sekelompok orang yang tertarik pada suatu isu dan terbagi-bagi pikirannya dalam menghadapi isu tsb dan berusaha untuk mengatasinya.
Kingsley Davis : kelompok yang tidak merupakan kesatuan, interaksi terjadi tidak langsung melalui alat komunikasi, tingkah laku publik didasarkan pada tingkah laku individu.
OLEH : Akh. Muwafik Saleh, S.Sos, M.Si
BERAGAM KASUS
JATUHNYA PESAWAT ADAM AIR
KASUS BLBI, SRI MULYANI – WAPRES --- MUNDURNYA SRI MULYANI
LAPINDO --- BAKRIE GROUP – GONJANG GANIJING KABINET
KASUS CICAK & BUAYA --- LENGSERNYA SUSNO DUAJI --- KREDEBILITAS KEPOLISIAAN – DIMUNCULKANNYA KASUS PENANGKAPAN TERORISME TEMANGGUNG.
BATASAN DEFINISI
OPINI :
Ilmu Psikologi : “ekspresi sikap”.
Cutlip Center : “kecenderungan untuk memberikan respon terhadap suatu masalah / situasi tertentu
PUBLIK :
Karl Mannheim : kesatuan banyak yang bukan berdasarkan interaksi perseorangan, tetapi atas dasar reaksi terhadap stimuli yang sama. Reaksi itu muncul tanpa keharusan berdekatannya anggota publik itu secara fisik antara yang satu dg lainnya.
Herbert Blumer : sekelompok orang yang tertarik pada suatu isu dan terbagi-bagi pikirannya dalam menghadapi isu tsb dan berusaha untuk mengatasinya.
Kingsley Davis : kelompok yang tidak merupakan kesatuan, interaksi terjadi tidak langsung melalui alat komunikasi, tingkah laku publik didasarkan pada tingkah laku individu.
Senin, 29 Maret 2010
Tema Tugas Mata Kuliah Training SDM
Tema rencana tugas pelaksanaan pelatihan komunikasi
TEMA PELATIHAN KOMUNIKASI
1.Komunikasi pendidikan : guru
2.Komunikasi kesehatan : dokter/paramedis
3.Komunikasi Bisnis : UKM
4.PSC : karyawan UB
5.PSC : Pemerintahan
6.Media Literacy Training : Siswa
7.Media Literacy Training : Ortu
8.Training Teknologi Informasi : Guru
9.Komunikasi Visual & Multi Media : Umum
10. Training PR Sekolah
11. Training PR UB
12. Training Interpersonal Skill
13. Training Multicultural Communication
14. Training Broadcasting
15. Komunikasi Pemasaran
16. Training Komunikasi Organisasi
17. Training Jurnalistik
18. Training PR & Broadcasting untuk PR Pemerintah
apabila jumlah kelompok melebihi dari jumlah tema yg ditetapkan maka kelompok tersebut dapat membuat tema sendiri khususnya bidang komunikasi yang dapat diangkat dalam kegiatan training.
TEMA PELATIHAN KOMUNIKASI
1.Komunikasi pendidikan : guru
2.Komunikasi kesehatan : dokter/paramedis
3.Komunikasi Bisnis : UKM
4.PSC : karyawan UB
5.PSC : Pemerintahan
6.Media Literacy Training : Siswa
7.Media Literacy Training : Ortu
8.Training Teknologi Informasi : Guru
9.Komunikasi Visual & Multi Media : Umum
10. Training PR Sekolah
11. Training PR UB
12. Training Interpersonal Skill
13. Training Multicultural Communication
14. Training Broadcasting
15. Komunikasi Pemasaran
16. Training Komunikasi Organisasi
17. Training Jurnalistik
18. Training PR & Broadcasting untuk PR Pemerintah
apabila jumlah kelompok melebihi dari jumlah tema yg ditetapkan maka kelompok tersebut dapat membuat tema sendiri khususnya bidang komunikasi yang dapat diangkat dalam kegiatan training.
Langganan:
Postingan (Atom)