TUGAS MATKUL MTK
Diberitahukan Kepada mahasiswa yang mengambil mata kuliah Manajemen Training Komunikasi (MTK) untuk pertemuan ke 5 dapat mengerjakan tugas sebagai berikut :
1. Setiap mahasiswa diminta membuat desain materi training dengan topik sesuai keahlian, kemampuan dan minat masing-masing. lengkap dengan analisis kebutuhan (training need assessment)
2. tugas kelompok besar (kelas) : lakukan analisa terhadap materi desain tempat pelatihan. silahkan detail tugas dapat dilihat di slide berikut. klik link : http://www.slideshare.net/muafik/desain-tempat-training-muwafik-ilkom-fisip-ub
3. kumpulkan dalam bentuk soft file dan kirim ke email : muafik@yahoo.co.id dilengkapi dengan nama mahasiswa dan no HPnya.
4. selamat mengerjakan.
26 Maret 2015
Rabu, 25 Maret 2015
Sabtu, 23 Februari 2013
GBPP / RPKPS Mata Kuliah KAP (Komunikasi Antar Pribadi) Muwafik 2013
GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN
MATA KULIAH :
KOMUNIKASI ANTAR PRIBADI (KAP)
NOMOR KODE / SKS : 3 (3-0)
DOSEN PENGAMPU : AKH. MUWAFIK SALEH, S.Sos, M.Si
STRATEGI PERKULIAHAN :
1.
Perkuliahan dilakukan melalui
metode ceramah, diskusi dan presentasi
2.
Untuk memberikan pemahaman,
mahasiswa diharapkan dapat mempersiapkan materi dan melakukan presentasi
sebelum perkuliahan dimulai.
3.
Mahasiswa melakuakan analisai
teoritik dan studi kasus terhadap berbagai persoalana komunikasi Antarpribadi
melalui pembuatan makalah dan analisa kasus.
RANCANGAN TOPIK BAHASAN PERKULIAHAN :
1.
Kesepakatan Kontrak Belajar dan
Pengantar Umum Mata Kuliah Komunikasi Antar Pribadi (KAP)
·
Kesepakatan
aktivitas perkuliahan (kontrak belajar)
·
AMBAK, maksud, tujuan , manfaat
mata kuliah KAP
·
Pokok-pokok
pikiran dan pembahasan mata kuliah KAP
2.
Ciri–ciri
Komunikasi Antar Pribadi
·
Ciri komunikasi antar personal
·
Elemen penting dalam komunikasi
antar pribadi
·
Aksioma
dalam komunikasi antar personal
·
Referensi
: Joseph A Devito. The
interpersonal communication book hal. 4-33
3.
The
Self (diri) dalam komunikasi antar pribadi 1
·
Dimensi diri : self concept,
self awareness, self esteem
·
Johari window consept
·
Referensi : Joseph A Devito. The interpersonal communication book
hal. 63-89
4.
The
Self (diri) dalam komunikasi antar pribadi 2
·
Self dislosure (pengungkapan
diri)
·
Communication apprehension
·
Referensi : Joseph A Devito. The interpersonal communication book
hal. 63-89
5.
Teori-teori
dasar dalam komunikasi antar pribadi
·
Self disclosure theory
·
Atribution theory
·
Social penetration theory
·
Uncertainty Reduction theory
·
Referensi : Stephen w. Littlejohn,
Theories of Human Communications . Seventh
Edition (Chapter 5,6,7)
6.
Presentasi Teori-teori dasar dalam komunikasi antar
pribadi
7.
Persepsi dalam KAP
·
Tahap
& Proses persepsi
·
Proses
perseptual
·
Referensi : Joseph A Devito. The interpersonal communication book, Joseph
A Devito. Human Communication (terjmhn :
Komunikasi antar manusia) hal :259 & 264, Dedy Mulyana,
Ilmu Komunikasi suatu pengantar.
8.
Pesan dan Makna (message and meaning)
·
Pemahaman pesan dan makna
·
Ciri-ciri makna (meaning)
·
Karakteristik pesan
·
Referensi : Stephen w. Littlejohn,
Theories of Human Communications . Seventh
Edition , Joseph A Devito. The
interpersonal communication book
9.
Pesan verbal (verbal message)
·
Bahasa dalam pesan verbal
·
Hambatan dalam interaksi bahasa
verbal
·
Prinsip-prinsip bahasa dan
interaksi verbal : berdusta, self talk, gosip dll.
·
Referensi : Joseph A Devito. The interpersonal communication book, Josep
A Devito. Human Communications
10.
Komunikasi
non verbal (non verbal communications)
·
Fungsi komunikasi non verbal
·
Universalisme komunikasi non
verbal
·
Komunikasi tubuh, wajah dan
mata
·
Ruang, zona, sentuhan
·
Parabahasa (paralanguage)
·
Referensi : Joseph A Devito. The interpersonal communication book, Josep
A Devito. Human Communications, Allan
Pease. Body Language. Sheldon Press. London (1981)., David
Lambert. Gem Body Language. Harercollins
Publishers. Ltd (1996).
11.
Komunikasi antar pribadi dalam
berbagai hubungan
·
Tipe persahabatan, budaya dan
gender
·
Cinta, budaya dan gender
·
Komunikasi dalam hubungan
keluarga
·
Djalaluddin Rahmad. Psikologi Komunikasi.
·
Referensi : Joseph A Devito. The interpersonal communication book, Josep
, DR. A. Supratiknya. Komunikasi
Antarpribadi : Tinjauan Psikologis. Penerbit Kanisius.(1995)
12.
Konflik dalam hubungan
antarpribadi
·
Pemahaman alamiah konflik
·
Tahap resolusi konflik
·
Strategi manajemen konflik
·
Referensi : Joseph A Devito. The interpersonal communication book, Josep
A Devito. Human Communications, DR.
A. Supratiknya. Komunikasi Antarpribadi :
Tinjauan Psikologis. Penerbit Kanisius.(1995)
13.
Power (pengaruh / kekuasaan)
dalam hubungan antarpribadi
·
Prinsip-prinsip power
·
Tipe-tipe power dalam KAP
·
Mengkomunikasikan power
(pengaruh)
·
Referensi : Joseph A. De Vito. The Interpersonal Communication Book .
Fifth Edition
14.
Presentasi tugas
Selasa, 04 September 2012
Pengumuman :
Bagi Mahasiswa yang sedang mengikuti mata kuliah KLB ( Komunikasi Lintas Budaya) dengan dosen pengampu Akh. Muwafik Saleh, dapat mendownload desain perkuliahan / GBPP pada link berikut : http://www.ziddu.com/download/20276874/GBPPKLBMUWAFIKUB2012.pdf.html
selamat menikmati perkuliahan yang mengasyikkan.
Salam Hangat
Akh. Muwafik Saleh
Bagi Mahasiswa yang sedang mengikuti mata kuliah KLB ( Komunikasi Lintas Budaya) dengan dosen pengampu Akh. Muwafik Saleh, dapat mendownload desain perkuliahan / GBPP pada link berikut : http://www.ziddu.com/download/20276874/GBPPKLBMUWAFIKUB2012.pdf.html
selamat menikmati perkuliahan yang mengasyikkan.
Salam Hangat
Akh. Muwafik Saleh
Minggu, 11 September 2011
Manajemen Krisis
MANAGEMENT KRISIS
Oleh : Akh. Muwafik Saleh
PERTEMUAN 1
WHAT IS CRISIS
A crisis is a major, unpredictable event that has potentially negative results. The event and its aftermath may significantly damage an organization and its employees, products, services, financial condition, and reputation (Barton, 1993;2)
WHAT IS PROBLEM
“Problems are commonplace occurrences and fairly predictable. They usually can be addressed in a limited time frame, often without arousing public attention or without draining an organization’s resources.
BATASAN KRISIS
PROBLEM DENGAN OPINI YANG DALAM
ISSUE KECIL YANG DIBIARKAN (TIDAK DIKELOLA) –
BERDAMPAK NEGATIF PADA CITRA PERUSAHAAN
KONDISI TIDAK STABIL, PENUH KETIDAKPASTIAN, EMERGENCY, BERPOTENSI NEGATIF
BERGERAK KE ARAH TITIK BALIK (TURNING POINT)
CONTOH KASUS KRISIS
KASUS STPDN
MALPRAKTEK
KASUS ADAM AIR
KASUS AJINOMOTO
KASUS OBAT NYAMUK HITS
KASUS LAPINDO
CIRI KRISIS
UNCERTAINTY
CONFLICT OF INTEREST
COMPLEXITY
EMOTIONAL
Barton,Lawrence. (1993). Crisis in Organizations:Managing and Communicating in The Heat of Crisis. Ohio:South Western Publishing
Oleh : Akh. Muwafik Saleh
PERTEMUAN 1
WHAT IS CRISIS
A crisis is a major, unpredictable event that has potentially negative results. The event and its aftermath may significantly damage an organization and its employees, products, services, financial condition, and reputation (Barton, 1993;2)
WHAT IS PROBLEM
“Problems are commonplace occurrences and fairly predictable. They usually can be addressed in a limited time frame, often without arousing public attention or without draining an organization’s resources.
BATASAN KRISIS
PROBLEM DENGAN OPINI YANG DALAM
ISSUE KECIL YANG DIBIARKAN (TIDAK DIKELOLA) –
BERDAMPAK NEGATIF PADA CITRA PERUSAHAAN
KONDISI TIDAK STABIL, PENUH KETIDAKPASTIAN, EMERGENCY, BERPOTENSI NEGATIF
BERGERAK KE ARAH TITIK BALIK (TURNING POINT)
CONTOH KASUS KRISIS
KASUS STPDN
MALPRAKTEK
KASUS ADAM AIR
KASUS AJINOMOTO
KASUS OBAT NYAMUK HITS
KASUS LAPINDO
CIRI KRISIS
UNCERTAINTY
CONFLICT OF INTEREST
COMPLEXITY
EMOTIONAL
Barton,Lawrence. (1993). Crisis in Organizations:Managing and Communicating in The Heat of Crisis. Ohio:South Western Publishing
Kamis, 03 Maret 2011
PENGERTIAN PUBLIC RELATIONS
PENGERTIAN PUBLIC RELATIONS
Oleh : Akh. Muwafik
DEFINITION
A Working Definition of Public Relations
Public Relations is a management function that helps achieve organizational objectives, define philosophy, and facilitate organizational change.
Public relations practitioners communicate whit all relevant internal and external publics to develop positive relationships and to create consistency between organizational goals and societal expectations.
Public relations practitioners develop, execute, and evaluate organizational programs that promote the exchange of influence and understanding among an organization’s contituent parts and publics.
sementara itu Dr. Rex. F. Harlow Mengumpulkan definisi PR sejak 1990 – 1976 sebanyak 472 definisi, Public Realtions adalah :
PR merupakan fungsi manajemen khusus yang membantu pembentukan dan pemeliharaan garis komunikasi dua arah, saling pengertian, penerimaan dan kerja sama antara organisasi dan masyarakatnya, yang melibatkan manajemen problem, membantu manajemen untuk selalu mendapat informasi dan merespon pendapat umum, mendefinisi dan menekankan tanggung jawab manajemen dalam melayani kepentingan masyarakat, membantu manajemen mengikuti dan memanfaatkan perubahan dengan efektif, berfungsi sebagai sistem peringatan awal untuk membantu mengantisipasi kecenderungan, dan menggunakan riset serta komunikasi yang masuk akal dan etis sebagai sarana utamanya”
apabila anda menginginkan materi power pointnya dapat di download disini : http://www.slideshare.net/search/slideshow?lang=**&page=1&q=muwafik&searchfrom=header&sort=relevance
Oleh : Akh. Muwafik
DEFINITION
A Working Definition of Public Relations
Public Relations is a management function that helps achieve organizational objectives, define philosophy, and facilitate organizational change.
Public relations practitioners communicate whit all relevant internal and external publics to develop positive relationships and to create consistency between organizational goals and societal expectations.
Public relations practitioners develop, execute, and evaluate organizational programs that promote the exchange of influence and understanding among an organization’s contituent parts and publics.
sementara itu Dr. Rex. F. Harlow Mengumpulkan definisi PR sejak 1990 – 1976 sebanyak 472 definisi, Public Realtions adalah :
PR merupakan fungsi manajemen khusus yang membantu pembentukan dan pemeliharaan garis komunikasi dua arah, saling pengertian, penerimaan dan kerja sama antara organisasi dan masyarakatnya, yang melibatkan manajemen problem, membantu manajemen untuk selalu mendapat informasi dan merespon pendapat umum, mendefinisi dan menekankan tanggung jawab manajemen dalam melayani kepentingan masyarakat, membantu manajemen mengikuti dan memanfaatkan perubahan dengan efektif, berfungsi sebagai sistem peringatan awal untuk membantu mengantisipasi kecenderungan, dan menggunakan riset serta komunikasi yang masuk akal dan etis sebagai sarana utamanya”
apabila anda menginginkan materi power pointnya dapat di download disini : http://www.slideshare.net/search/slideshow?lang=**&page=1&q=muwafik&searchfrom=header&sort=relevance
Senin, 28 Februari 2011
GBPP Dasar PR dan Manajemen PR Muwafik UB
Bagi anda yang sedang mengikuti perkuliahan Dasar-dasar Public Relations dan Manajemen Public Relations yang diasuh oleh Bpk. Akh. Muwafik Saleh, S.Sos, M.Si dapat mendownload GBPP kedua mata kuliah tersebut di link berikut : http://www.slideshare.net/search/slideshow?searchfrom=header&q=muwafik
dan selamat menikmati perkuliahan.
dan selamat menikmati perkuliahan.
Jumat, 25 Februari 2011
Komunikasi Organisasi 2011 GBPP muwafik UB
GBPP Komunikasi Organisasi
Bagi anda yang sedang mengambil mata kuliah Komunikasi Organisasi yang diasuh oleh Akh.Muwafik Saleh, S.Sos, M.Si, silahkan dapat mendownload GBPP pada link berikut : http://www.slideshare.net/search/slideshow?searchfrom=header&q=muwafik dengan nama file : GBPP komunikasi organisasi 2011 muwafik UB2 (ini adalah GBPP terbaru untuk tahun 2011) selamat menikmati perkuliahan dengan penuh semangat dan bahagia. semoga mendapatkan ilmu yang ermanfaat dan berguna.
ttd
Akh. Muwafik Saleh, S.Sos,M.Si
Bagi anda yang sedang mengambil mata kuliah Komunikasi Organisasi yang diasuh oleh Akh.Muwafik Saleh, S.Sos, M.Si, silahkan dapat mendownload GBPP pada link berikut : http://www.slideshare.net/search/slideshow?searchfrom=header&q=muwafik dengan nama file : GBPP komunikasi organisasi 2011 muwafik UB2 (ini adalah GBPP terbaru untuk tahun 2011) selamat menikmati perkuliahan dengan penuh semangat dan bahagia. semoga mendapatkan ilmu yang ermanfaat dan berguna.
ttd
Akh. Muwafik Saleh, S.Sos,M.Si
Rabu, 05 Januari 2011
UAS 2011
UAS 2011 DOSEN PENGAMPU : AKH. MUWAFIK SALEH, S.Sos.,M.Si
MATA KULIAH OPINI PUBLIK UNTUK PROGRAM VOKASI UB :
MATA KULIAH KOMUNIKASI LINTAS BUDAYA
MATA KULIAH OPINI PUBLIK UNTUK PROGRAM VOKASI
Buatlah suatu konsep dan produk tentang cara menghandling dan mengendalikan opini publik yang favorable bagi organisasi yang anda jadikan tempat praktikum. Produk yang anda buat dapat berupa :
Jika berupa konsep dapat berupa : sebuah konsep program kegiatan (hasil akhir dalam bentuk deskripsi konsep)
Jika berupa produk dapat berupa : laporan hasil pengenalan opini publik, leaflet, brosur, majalah, spanduk, film profile aktifitas lembaga, atau produk kreatif PR lainnya.
Anda diminta membuat dua-duanya (konsep dan produk) dikumpulkan pada 1 minggu setelah UAS ini berlangsung. Diserahkan kepada dosen pengampu.
MATA KULIAH KOMUNIKASI LINTAS BUDAYA
Buatlah laporan penelitian tentang kajian lintas budaya dari beberapa komunitas dan realitas kelompok dalam sudut pandang komunikasi lintas budaya. Laporan hasil penelitian tersebut (dijilid masing-masing kelompok) terdiri dari :
A. Laporan hasil penelitian tersebut harus sesuai dengan format penulisan sebagaimana berikut :
1. Bab I : terdapat Latar belakang, Rumusan Masalah, Tujuan Penelitian dan Manfaat Penelitian
2. Bab II : Kajian Pustaka (menjelaskan teori apa saja yang dapat dijadikan pisau analisis untuk membahas hasil penelitian)
3. Bab III : Metode Penelitian (menjelaskan tentang metode, pendekatan, fokus penelitian, lokasi, sumber data, teknik pengumpulan data, keabsahan data). Fokus penelitian menjawab tentang :
a. Persepsi Anggota kelompok
b. Wordview (nilai-nilai kelompok dalam melihat & menanggapi realitas)
c. Pola komunikasi & fenomena komunikasi dalam kelompok
d. Bahasa yang dipergunakan (verbal, nonverbal)
e. Simbol yang dipergunakan dan makna simbol
f. Interaksi di dalam kelompok (in-group) dan antar kelompok (out-group/inter-group)
4. Bab IV : Hasil dan Pembahasan (menjelaskan deskripsi kelompok dan deskripsi data masing-masing fokus, bedakan penyajian data berdasarkan fokus penelitian dengan pembahasan)
5. Bab V : kesimpulan dan saran serta daftar pustaka.
B. Buatlah Video/Film dokumenter tentang kelompok tersebut berdasar fokus penelitian (minimal durasi 15 menit, maksimal disesuaikan)
Rabu, 15 Desember 2010
Customer Relationship Management (CRM)
CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT
oleh : Akh. Muwafik Saleh
PENTINGNYA HUBUNGAN BAIK DENGAN PELANGGAN
Menjalin hubungan baik dengan pelanggan adalah hal yang selayaknya dilakukan oleh setiap organisasi pelayanan baik perusahaan maupun lembaga pemerintahan. Hal ini dikarenakan posisi dan keberadaan pelanggan sangat memberikan pengaruh dalam keberlangsungan bis
nis suatu organisasi. Terdapat beberapa alasan mengapa jalinan hubungan baik dengan pelanggan sangat penting dilakukan , antara lain :
nis suatu organisasi. Terdapat beberapa alasan mengapa jalinan hubungan baik dengan pelanggan sangat penting dilakukan , antara lain :
1. Untuk mengetahui lebih jauh kebutuhan dan harapan melalui sudut pandang pelanggan sehingga akan memudahkan organisasi pelayanan dalam menyusun strategi pelayanan
2. Mendorong tingkat loyalitas pelanggan terhadap jasa layanan yang diberikan oleh organisasi (perusahaan/pemerintah).
3. Untuk meningkatkan pertumbuhan jangka panjang dan profitabilitas perusahaan melalui pengertian yang lebih baik terhadap kebiasaan (behavior) pelanggan.
Kisah kuno yang mugkin dapat dijadikan gambaran atas pentingnya hubungan pelanggan ini adalah kisah Ming Hua, seorang pedagang beras di sebuah desa di Cina kuno, sedang berpikir keras tentang bagaimana cara mempertahankan pelanggannya agar tidak beralih ke pesaingnya. Lima bulan lalu, ia satu-satunya pedagang beras di desa tersebut. Sebulan terakhir, sudah muncul empat pedagang beras lain di desanya. Mereka muncul menyaingi Ming Hua karena melihat bisnis beras memang lukratif di desa tersebut. Ming Hua sampai pada sebuah kesim
pulan, bahwa dia harus memberikan different service kepada para kepala keluarga di desa tersebut, yang dulu semua adalah langganannya. Mulailah ia “bersilaturahmi” ke para kepala keluarga sambil membawa blocknote untuk mencatat berapa anggota keluarga mereka, berapa konsumsi beras rata-rata per hari, berapa kapasitas tempat penyimpanan beras, beras jenis apa yang biasa dimasak, kapan tanggal lahir para anggota keluarga, dan berbagai catatan yang diperlukan untuk memberikan layanan lain agar pelanggannya tetap loyal kepadanya. Dari catatan t
pulan, bahwa dia harus memberikan different service kepada para kepala keluarga di desa tersebut, yang dulu semua adalah langganannya. Mulailah ia “bersilaturahmi” ke para kepala keluarga sambil membawa blocknote untuk mencatat berapa anggota keluarga mereka, berapa konsumsi beras rata-rata per hari, berapa kapasitas tempat penyimpanan beras, beras jenis apa yang biasa dimasak, kapan tanggal lahir para anggota keluarga, dan berbagai catatan yang diperlukan untuk memberikan layanan lain agar pelanggannya tetap loyal kepadanya. Dari catatan t
Langganan:
Postingan (Atom)